P3-TGAI 2026 Bersama Masyarakat Mewujudkan Irigasi yang Andal untuk Ketahanan Pangan Indonesia

waktu baca 3 menit
Jumat, 26 Jun 2026 15:34 45 Dimensitv

Dimensitv.Com – Lebak – Pengerjaan proyek dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), berloksi di Kampung Sirinu Blok Cikoncer RT006/002 Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Berjalan dengan baik sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi, peran serta masyarakat petani, yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air.

Program tersebut, dijalankan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat petani, dalam perbaikan jaringan irigasi secara partisipatif.

Tujuan dari program P3TGAI ini yaitu untuk meningkatkan produksi pertanian, menstabilkan harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan meningkatkan kemandirian pangan. Salahsatu penerima manfaat dari program P3TGAI ini yaitu kelompok tani P3A Sukses Jaya yang berlokasi Sirinu Blok Cikoncer RT006/002 Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Jum’at, 26/06/2026.

Baca Juga :  Anggota Polsek Gunungkencana Polres Lebak Rutin Giat Subling Di Mesjid Baitul mutaqin

” Menurut Unedi sebagai ketua kelompok tani tersebut dengan adanya program P3A (GTAI) ini jaringan irigasi tersier pada desa mereka dapat bertambah sehingga meningkatkan luas tanam, dengan adanya peningkatan luas tanam ini maka hasil panen juga akan meningkat sehingga diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat khususnya petani sebagai penerima manfaatnya langsung.

P3TGAI dilaksanakan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi atau peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan.

Ustadz Enung selaku penerima manfaat dari program P3A (TGAI) mengucapkan terimkasih yang ssebesar-besarnya kepada Bapak Dewan Acep Dimyati SE,. Dan semua pihak atas terealisasinya pembangunan irigasi di Kampung Sirinu Blok Cikoncer Desa Parage, Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak. Dalam hal ini BBWSC3/SDA, pemerintah setempat dan rekan-rekan media, program ini sangat membantu kami dalam upaya meningkatkan angka tanam di bidang pertanian guna mendukung program swasembada pangan yang sedang digalangkan oleh pemerintah pusat,” Tuturnya.

Baca Juga :  Dapur MBG AL FURQON Pasir Garu Cibadak di Gerudug Ibu-ibu, Menu MBG Bau Busuk

Di tempat terpisah, Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP), Eli Sahroni, menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan program P3-TGAI di Kabupaten Lebak dan Pandeglang ada 111 titik guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta petunjuk teknis yang berlaku.

“Kami mengawal pelaksanaan pembangunan irigasi P3-TGAI agar hasilnya berkualitas dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani,” Kata Eli Sahroni yang akrab disapa King Badak.

Baca Juga :  Badak Banten Perjuangan Akan Demo Inspektorat Lebak : Terkait Kasus Pungli Dan Gratifikasi Puskesmas Kumpay, Badak Banten Perjuangan Akan Demo Berjilid-Jilid

Ia mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawasi pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pihaknya telah menginstruksikan jajaran pengurus BBP di tingkat DPC dan DPAC agar melakukan pemantauan langsung ke lapangan.

Menurut Eli, apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau ketentuan teknis, pihaknya akan berkoordinasi dengan kelompok pelaksana dan pendamping program agar segera dilakukan perbaikan.

“Pengawasan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pemerintah agar pembangunan irigasi berjalan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi petani,” Pungkasnya. (Irwan/Qwonk)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA