THM Marak di Kelurahan Bunder, Ketua FRIC DPW Banten: Pejabat Publik yang Tak Becus Urus Wilayahnya Lebih Baik Mundur

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Nov 2025 07:37 36 Habibi Admin 4

Tangerang – Jika pejabat publik tidak becus mengurus wilayahnya lebih baik mundur, dari pada tidak bisa menyelesaikan persoalan yang crusial yang akan terus menjadi polemik di tengah masyarakat. Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Banten Habibi saat di temui awak media. Kamis (20/11/2025).

 

FRIC DPW Banten menyoroti Tempat Hiburan Malam (THM) Cafe dan Karoke yang ada di Kelurahan Bunder Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Baca Juga :  27 Tahun Drama Hukum, Putusan Korupsi Cacat Hukum Dan Dugaan Mafia Tanah Patahkan Eksekusi Pengadilan Kedua di Sintang

Dikutip dari salah satu media Antero.co Lurah Bunder Hj. Ine Susilawati, Amd.Kep.,SKM terkait THM Cafe dan Karoke di wilayahnya, menyatakan bahwa sudah melakukan upaya dan kordinasi mulai dari Kecamatan Cikupa, Ketua MUI Cikupa, Pihak Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Tangerang, dan sejak ia jadi Lurah pernah di tutup dan di segel beberapa kali.

 

Namun kenyataannya sampai saat ini THM Cafe dan Karoke masih buka serta berjalan, ini tentu menunjukan ketidak mampuan, tidak ada keberanian serta tidak ada ketegasan pemerintah Kelurahan Bunder dan Pemkab Kabupaten. Masa Negara kalah dengan pengusaha Ilegal.

Baca Juga :  Seleksi Awal Rekrutmen Penerimaan Bintara Brimob: Polres Metro Tangerang Kota

 

“Masa Negara kalah dan lemah sama pengusaha Ilegal, pejabat Kalau tidak becus urus wilayahnya lebih baik mundur aja, saya rasa masih banyak para calon pimpinan yang berintegritas, berani, tegas dan pintar,” tegas Habibi.

 

“FRIC juga meminta Bupati Tangerang harus mengevaluasi kinerja bawahannya jika ada laporan dari masyarakat, jangan asal tunjuk harus ada evaluasi secara mendalam,” tambah Habibi.

Baca Juga :  Sat Lantas Tangerang Kota Gelar Program Polisi Sahabat Anak untuk Preschool Indonesia

 

Peran MUI Kecamatan Cikupa Tokoh Agama, Tokoh masyarakat juga patut di pertanyakan kok bisa membiarkan THM Cafe dan karoke tetap berjalan, karena peran MUI ini juga sangat penting untuk memberikan edukasi dan teguran hingga memberikan rekomandasi penutupan kepada pemerintah terhadap pengusaha THM Cafe dan karoke.

 

“FRIC juga akan melayangkan surat ke Dinas-dinas terkait hingga Bupati, jangan sampai persoalan ini terus mencuat”

 

“FRIC bersama Organisasi Wartawan lain akan siap melakukan Demo Besar-besaran jika yang kami lakukan secara persuasif tidak ada tanggapan,” pungkas Habibi. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA