Dimensitv.com – Jakarta – Wakil Ketua Tim Investigasi dan Monitoring DPP Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI), Risky Syaifulloh, mengecam keras pengeroyokan enam wartawan di SPBU Tabe Gadang, Pekanbaru, Riau. Ia menyebut aksi itu sebagai pelanggaran berat terhadap kebebasan pers dan hak asasi manusia, Sabtu (09/08/25).
Risky memberi ultimatum 3×24 jam kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku. Jika tidak ada progres, AKPERSI akan menggerakkan wartawan dari berbagai organisasi menggelar aksi solidaritas besar-besaran di Mabes Polri, sekaligus menuntut pencopotan Kapolda Riau.
“Kekerasan terhadap wartawan tidak boleh dibiarkan. Kami akan terus memantau dan menyuarakan tuntutan ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan,” tegas Risky. (Seftia)
Tidak ada komentar