Kementerian PU Bangun Jembatan Gantung Penghubung TA 2026, Perkuat Konektivitas Desa

waktu baca 3 menit
Kamis, 7 Mei 2026 15:45 38 Dimensitv

Dimensitv.Com – Lebak — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun jembatan gantung pada Tahun Anggaran (TA) 2026, untuk menghubungkan dua Dees diantaranya Desa Cigoong Utara, Desa Sumurbandung Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, Banten. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan dan kawasan yang masih menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis.

Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga ini difokuskan pada wilayah dengan tantangan geografis seperti terpisah oleh sungai, jurang, maupun kontur perbukitan.

Ketua pelaksana M. Akbar,. H. T mengatakan jembatan gantung merupakan solusi tepat bagi daerah yang membutuhkan akses cepat dan efisien.

“Jembatan gantung memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Mobilitas menjadi lebih mudah, distribusi hasil pertanian lebih lancar, dan akses terhadap layanan publik semakin terbuka,” Ujar M. Akbar. Kamis, 07/05/2026

Setiap lokasi pembangunan ditetapkan melalui evaluasi teknis dan survei lapangan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat, kondisi keterisolasian wilayah, akses transportasi, serta potensi manfaat ekonomi yang dihasilkan.

Baca Juga :  Resmi Buka Musdalub I DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta, Ketua umum DPP AWPI : Realisasikan Program Trisula Sakti serta UMKM dan Koperasi

Secara teknis, jembatan gantung yang dibangun memiliki bentang rata-rata 6 hingga 100 meter dengan lebar sekitar 1,8 meter. Desain disesuaikan dengan kondisi geografis setempat dengan konstruksi yang kuat, efisien, dan mudah dalam pemeliharaan oleh masyarakat.

Sebaran pembangunan jembatan gantung ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Salah satunya di Kampung Bingbin, Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak.

Pembangunan jembatan gantung tersebut menghubungkan dua desa yang sebelumnya terpisah oleh sungai maupun kondisi geografis lainnya, sehingga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi lokal.

Baca Juga :  Pemdes Angkat Bicara Maraknya Bank Emok Diwilayah Desa Sangiangtanjung Kecamatan Kalanganyar

Kementerian PU memastikan setiap pembangunan jembatan gantung dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kualitas konstruksi, serta ketahanan terhadap kondisi lingkungan. Selain sebagai penghubung fisik, jembatan gantung diharapkan menjadi simpul penggerak ekonomi lokal dan memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Selain itu Kades Cigoong Utara Habibi. SE mengatakan kepada awak media. Kalau saya selaku Kepala Desa Cigoong Utara sangat mendukung dan mengapresiasi kaitan dengan kegiatan penyelenggaraan jembatan gantung yang ada di Desa Cigoong Utara, yang menghubungkan dengan Desa Sumurbandung. Kenapa demikian saya menyampaikan bahwa ini adalah bentuk daripada jawaban dari pada masyarakat yang memang harapan sudah beberapa puluh tahun yang insya allah sebentar lagi akan terjawab dan teralisasi,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Gunungkencana Monitoring Pertumbuhan Jagung Hibrida di Kampun Cepak Pari

Saya secara pribadi sangat mendukung dan sangat mengapresiasi itu pak, jembatan gantung ini melibatkan dua desa diantaranya desa cigogong utara dengan desa sumurbandung. Yang kedua desa ini memang kami berharap penuh untuk segera di relasikan dan alhamdulillah mudah-mudahan tidak lama lagi akan segera dilaksanakan pembangunan jembatan gantungnya, sekarang tinggal proses pengerjaan mudah-mudahan bisa segera selesai, kemudian bisa kita pakai untuk kebutuhan masyarakat dan bisa bermanfaat khusus untuk masyarakat baik di Desa Cigoong Utara maupun Desa Sumurbandung,” Tutupnya. (Irwan/wonklee)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA