Lima Penghargaan AHI 2026 Perkuat Kiprah Komunikasi PHI

waktu baca 5 menit
Selasa, 13 Okt 2026 20:38 42 Dimensitv

Dimensitv.Com – Tangerang – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih lima penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Prestasi ini menjadi bentuk pengakuan atas upaya perusahaan dalam memperkuat komunikasi korporat, meningkatkan kepercayaan publik, serta membangun hubungan strategis dengan para pemangku kepentingan guna mendukung keberlanjutan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan AHI 2026 yang berlangsung di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/2026). Mengusung tema “Membangun Transparansi, Menguatkan Kepercayaan Publik”, ajang tersebut menerima 371 entri dari berbagai institusi di Indonesia.

Lima penghargaan yang diraih PHI meliputi kategori individu, kanal digital, media internal, dan program kehumasan. Capaian ini menunjukkan beragam pendekatan komunikasi yang dikembangkan perusahaan untuk menjangkau masyarakat dan memperkuat keterlibatan para pemangku kepentingan.

Pada kategori Kartini HUMAS INDONESIA (KaHI), dua profesional komunikasi PHI berhasil meraih penghargaan. Ella Hapsari Hendratno memenangkan subkategori Generasi Milenial melalui opini berjudul “For Them, I Keep Growing”. Sementara itu, Elis Fauziyah meraih penghargaan pada subkategori Generasi X melalui opini “Bukan Sekadar Program, tetapi Perubahan Bagi Masyarakat”.

Penghargaan berikutnya diberikan kepada akun Instagram resmi PHI, @phi.pertamina, pada kategori Kanal Digital subkategori Media Sosial. Tabloid Energia Kalimantan juga memperoleh penghargaan pada kategori Media Internal subkategori Internal Magazine.

Satu penghargaan lainnya diraih melalui program “Transforming Issue Based Stakeholder Intelligence to Strengthen Sustainable Operations” pada kategori Program Kehumasan Pemerintah subkategori Korporasi Negara.

Baca Juga :  RPG dan Pas Gibran Peringati Hari Pahlawan Dengan Antusias Mengikuti Rangkaian Kegiatan di Makam Pahlawan Kota Tangerang

Pendiri sekaligus CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, menilai tingginya partisipasi dalam AHI 2026 mencerminkan dedikasi insan humas di berbagai institusi dalam membangun transparansi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, jumlah peserta bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran kerja keras, gagasan, dan komitmen para praktisi komunikasi dalam menjalankan peran strategis di lingkungan organisasi masing-masing.

“Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah cerminan dari ratusan jam kerja, ribuan ide, dan tak terhitung dedikasi dari rekan-rekan humas di seluruh Indonesia, yang setiap hari berjuang membangun transparansi dan merawat kepercayaan publik terhadap institusi mereka masing-masing,” ujar Asmono.

Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan bahwa lima penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengembangkan komunikasi korporat yang terintegrasi dengan strategi bisnis.

Menurut Dony, komunikasi dalam industri hulu migas tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi perusahaan, tetapi juga berperan penting dalam membangun pemahaman, menjaga kepercayaan, dan memperkuat hubungan dengan berbagai pihak yang berkaitan dengan kelancaran operasional.

“Komunikasi korporat tidak lagi sekadar aspek pendukung dalam menjalankan operasi hulu migas perusahaan, namun merupakan bagian terintegrasi dari strategi perusahaan dalam mengelola bisnis dan mencapai visinya,” jelas Dony.

Ia menambahkan, PHI terus mengembangkan pendekatan komunikasi dan pelibatan pemangku kepentingan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing kelompok. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi, optimalisasi kanal digital, penguatan media internal, serta pelibatan dan pengembangan masyarakat berbasis data.

Baca Juga :  Santunan Yatim Piatu, Janda, dan Dhuafa Meriahkan Musholla Al-Maghfiroh Panunggangan

Salah satu program yang memperoleh penghargaan adalah “Transforming Issue Based Stakeholder Intelligence to Strengthen Sustainable Operations”. Program ini mengedepankan pendekatan Stakeholder Intelligence untuk memetakan dan menganalisis pihak-pihak yang memengaruhi maupun terdampak oleh kegiatan perusahaan.

Melalui pendekatan tersebut, PHI memanfaatkan informasi mengenai pemangku kepentingan sebagai dasar dalam menentukan prioritas, memahami perkembangan isu, serta menyusun strategi komunikasi dan pelibatan yang lebih terarah.

Pendekatan berbasis data ini membantu perusahaan menyesuaikan pesan, metode komunikasi, dan pola interaksi dengan kebutuhan setiap kelompok pemangku kepentingan. Dengan demikian, komunikasi diharapkan tidak sekadar menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga mampu membangun pemahaman bersama yang mendukung keberlanjutan operasi.

Di ranah digital, akun Instagram @phi.pertamina dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dan edukasi mengenai perusahaan serta industri hulu migas melalui konten kreatif yang lebih mudah dipahami masyarakat.

Sementara itu, Tabloid Energia Kalimantan berperan sebagai media komunikasi internal yang menyediakan informasi bagi pekerja. Media ini sekaligus menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, berbagi gagasan, dan membangun motivasi di lingkungan perusahaan.

Berbagai saluran tersebut mencerminkan upaya PHI menjangkau audiens yang beragam, baik masyarakat luas maupun pekerja internal.

Dony menegaskan bahwa PHI akan terus mengembangkan praktik komunikasi yang adaptif terhadap perubahan kebutuhan pemangku kepentingan dan dinamika industri.

Baca Juga :  Polsek Batuceper Laksanakan Simulasi Pengawalan Pemilu

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kanal, program, maupun gagasan komunikasi yang dihadirkan tidak berhenti pada penyampaian pesan, tetapi mampu membangun pemahaman dan hubungan positif yang mendukung keberlanjutan perusahaan,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PT Pertamina Hulu Indonesia mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan, yang mencakup Zona 8, Zona 9, dan Zona 10. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, PHI menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Pada 2025, perusahaan mencatatkan produksi minyak sebesar 58 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 630 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Bersama anak perusahaan dan afiliasinya serta melalui kolaborasi dengan SKK Migas, PHI menjalankan kegiatan hulu migas dengan mengedepankan keselamatan, efisiensi, keandalan, kepatuhan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Di tengah tantangan menjaga kesinambungan produksi migas, komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan menjadi salah satu aspek pendukung dalam menjalankan operasional secara berkelanjutan.

Lima penghargaan AHI 2026 tersebut menjadi momentum bagi PHI untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi korporat, memperkuat keterbukaan informasi, serta membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, PHI berkomitmen mendukung keberlanjutan produksi migas nasional dan berkontribusi terhadap ketahanan energi Indonesia melalui semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WAKIL BUPATI KAB TANGERANG

WAKIL BUPATI KAB TANGERANG

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB TANGERANG

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB TANGERANG

REKRUTMEN WARTAWAN BARU

BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAB TANGERANG

DIREKTUR PT NUR FATIMAH GROUP

PIMRED DAN WAKIL PIMRED DIMENSITV COM

KADIS H.ASEP SUHERMAN

LAINNYA